๐Ÿ’บ๐Ÿ›ธ๐Ÿšค๐Ÿ›ณ️๐Ÿ›Ÿ๐Ÿ›ž๐Ÿšฆ๐Ÿณ️‍๐ŸŒˆ๐Ÿด๐ŸŒŒ๐ŸŒŽ๐Ÿงญ๐ŸŒ‹๐Ÿ•️๐Ÿ–️๐ŸŸ️๐Ÿ˜️๐Ÿ—️๐Ÿ️๐Ÿ›ฃ️๐Ÿ›ค️⛰️๐Ÿ—บ️๐ŸŒ๐Ÿšฉ๐Ÿณ️๐Ÿ๐Ÿšฅ⛽⚓๐Ÿด‍☠️๐Ÿช๐ŸŒ๐Ÿ”️๐Ÿ—ป๐Ÿž️๐Ÿœ️๐Ÿ›️๐ŸŽˆ๐Ÿงจ๐ŸŽŠ๐ŸŽ‹๐ŸŽ๐Ÿงง๐ŸŽ—️๐ŸŽซ๐ŸŽก๐ŸŽญ๐Ÿงต๐Ÿชข๐Ÿ•ถ️๐Ÿ›’๐Ÿชก๐Ÿ–ผ️๐ŸŽข๐ŸŽ ๐ŸŽž️๐ŸŽ€๐ŸŽ๐ŸŽ๐ŸŽƒ✨๐ŸŽ†๐ŸŽ‡๐ŸŽ‰๐ŸŽ„๐ŸŽŽ๐ŸŽ‘๐ŸŽ๐ŸŽŸ️๐Ÿ›๐ŸŽช๐ŸŽจ๐Ÿงถ๐Ÿ‘“๐Ÿฅฝ⛸️๐ŸŽณ๐Ÿˆ๐ŸฅŽ๐Ÿ’Ž๐Ÿ’‹๐Ÿ‘’๐Ÿงข๐Ÿชฎ๐Ÿ‘ ๐Ÿ‘Ÿ๐ŸŽ’๐Ÿ‘œ๐Ÿฉฑ๐Ÿ‘š๐Ÿ‘—๐Ÿงฃ๐Ÿ•ถ️๐Ÿงค๐Ÿฅป๐Ÿชญ๐Ÿ‘™๐Ÿ‘๐Ÿฉด๐Ÿฅพ๐Ÿ‘ก๐Ÿฉฐ๐Ÿช–๐ŸŽฉ๐Ÿ’„⚽๐Ÿ€๐Ÿ‰๐ŸฅŒ๐ŸŽฃ๐Ÿคฟ⛳๐ŸŽฑ๐Ÿ⚾๐Ÿ’๐ŸŽ“⛑️๐Ÿ‘‘๐Ÿ‘ข๐Ÿฅฟ๐Ÿ‘ž๐Ÿ›️๐Ÿ‘›๐Ÿ‘˜๐Ÿš—๐ŸšŒ๐Ÿ›บ๐Ÿš‘๐Ÿš›๐Ÿš”๐Ÿฆฝ๐Ÿ›ผ๐Ÿ›ต๐Ÿš„๐Ÿš‹๐ŸšŠ๐Ÿ›ฉ️๐Ÿ›ซ๐Ÿš๐Ÿ›ฐ️๐Ÿ›ฅ️๐Ÿšข๐Ÿš๐Ÿšจ๐Ÿš“๐Ÿš™๐Ÿš๐Ÿš’๐Ÿšœ๐Ÿš–๐Ÿฆผ๐Ÿšฒ๐Ÿ️๐Ÿš•๐Ÿ›ป๐ŸšŽ๐Ÿšš๐Ÿš˜๐ŸŽ️

Cari Disini

Rabu, 19 Agustus 2020

SUNAN GERSIK (SYEKH MAULANA MALIK IBRAHIM)

Sunan Gresik atau Maulana Malik Ibrahim (wafat:1419 M/882 H) adalah salah seorang Walisongo.Ia dimakamkan di desa Gapurosukolilo,Gresik. Maulana Malik Ibrahim,atau Makdum Ibrahim As-Samarqandy diperkirakan lahir di Samarkand,Asia Tengah,Samarkand pada paruh awal abad 14. Babad Tanah Jawi versi Meinsma menyebutnya Asmarakandi, mengikuti pengucapan lidah Jawa terhadap As-Samarqandy, berubah menjadi Asmorokondi. Maulana Malik Ibrahim kadang juga disebut sebagai Syeikh Magribi. Syekh Maulana Malik Ibrahim ialah salah seorang penyebarkan agama Islam di tanah Jawa, dan merupakan wali senior diantara para Walisongo lainnya. Beberapa versi babad menyatakan bahwa kedatangannya pertama kali ialah desa Sembalo, sekarang adalah daerah Leran, Kecamatan Manyar yaitu 9 kilometer ke arah utara kota Gresik. Ia lalu mulai menyiarkan agama Islam ditanah Jawa bagian timur dengan mendirikan mesjid pertama di desa Pasucinan, Manyar. Maulana Malik Ibrahim juga seorang pedagang yang berdagang dipelabuhan yang sekarang dinamakan desa RoomoManyarSyeh Maulana Malik Ibrahim atau Sunan Gresik berasal dari Persia. Syeh Maulana Malik Ibrahim anak dari Syeh Maulana Ahmad Jumadil Kubro, atau Syekh Jumadil Qubro. Syeh Maulana Malik Ibrahin atau SUNAN GERSIK memiliki Saudara yang bernama Syeh Maulana Ishaq Seorang ulama terkenal di Samudera Pasai, yang merupakan ayah dari Raden Paku atau Sunan Giri. Malik Ibrahim kemudian berkunjungan ke ibu kota Majapahit diTrowulan, Kehadiranya Diterima dengan sangat baik oleh Raja Majapahit pada masa itu ,bahkan memberikannya sebidang tanah dipinggiran kota Gresik. Wilayah itulah yang sekarang dikenal dengan nama desa Gapura.menurut Groeneveldt pada saat Maulana Malik Ibrahim hidup,di ibu kota Majapahit telah banyak orang asing termasuk dari Asia BaratSyeh Jumadil Qubro dan kedua anaknya bersama-sama datang ke pulau Jawa.Namun mereka berpisah Syekh Jumadil Qubro tetap dipulau Jawa,dan Syeh Maulana Malik Ibrahim (SUNAN GERSIK) Melanjutkan perjalannya ke Champa,Vietnam Selatan, sedangkan adiknya yaitu Syeh Maulana Ishak (SUNAN GIRI) Melanjutkan perjalannya ke Pasai (Samudera Pasai). Syeh Maulana Malik Ibrahim (SUNAN GERSIK) disebutkan bermukim di Champa (dalam legenda disebut sebagai negeri Chermain atau Cermin) selama tiga belas tahun.Ia menikahi putri raja yang memberinya dua putra;yaitu Raden Rahmat atau Sunan Ampel Syeh Maulana Malik Ibrahim atau juga dikenal sebagai Syekh Maghribi. Sebutan Syekh Maghribi menisbahkan asal keturunannya dari Maghrib,atau Maroko, Afrika Utara. Maulana Malik Ibrahim memiliki silsilah keturunan yang lansung bernasab dengan Rasulullah saw.melalui jalur Al-Husain bin Ali. Beliau (Syekh Maulana Malik Ibrahim) mengajarkan cara-cara baru tentang  bercocok  kepada masyakat yang ketika itu tengah menghadapi masa-masa sulit dilanda krisis ekonomi dan perang saudara. Selain itu Ia juga melakukan pengobatan masyarakat sekitar tanpa biaya. Sebagai tabib, Kemasyhurannya telah terbukti dikala mengobati istri raja yang berasal dari Champa yang kemudian menjadi kerabat dari pihak istrinya. Maulana Malik Ibrahim kemudian mendirikan masjid dan membuka pesantren yang nantinya menjadi tempat mendidik dan mengajarkan agama Islam pada masa selanjutnya. Syeh Maulana Malik Ibrahim (SUNAN GERSIK), Wafat pada tanggal 12 Rabi'ul Awwal(1419 M),sesuai tanggal wafat pada prasasti makamnya.Syekh Maulana Malik Ibrahim Disebut2 sebagai Guru dan Bapaknya Para Wali (Wali Songo).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar